Disparpora Tanjabbar Terlantarkan Pemuda Pelopor Di Jakarta

Pemuda Pelopor Tanjabbar Menumpang di Rumah Warga Di Bekasi. Poto: Ist

KUALATUNGKAL – Lagi, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanjabbar dibawah pimpinan Otto Riadi yang katanya rekrutan dari ASN salah satu kementrian membuat ulah, setelah ditegur Ketua DPRD Tanjabbar dihadapan Bupati, kali ini menelantarkan Pemuda Pelopor Kabupaten Tanjabbar di Jakarta yang membawa nama baik Kabupaten Tanjabbar di tingkat nasional dalam mengikuti Casting Film Spekciess di gedung griya pelopor, Jakarta.

Berbekal secarik kertas rekomendasi dari Disparpora Tanjabbar, puluhan pemuda pelopor ini berangkat tanpa dibantu biaya, akomodasi serta sarana dan prasarana. “ Kita ini modal nekat. Tapi mereka tak mau menyerah dan tak mau patah semangat. Kalau soal sedih sebenarnya payah lah lagi sedihnya, anak – anak ini sempat sehari cuma makan sekali dan hanya makan mie instan. malah kami di tanggung teman guru di bekasi. “ Ungkap Ully selaku pendamping yang saat ini ikut terlantar dijakarta saat di hubungi via ponsel. (13/7).

Pihaknya mendapat kabar katanya Kabid Pemuda dan olah raga  bilang pemuda pelopor ini  berangkat atas nama komunitas, Itu salah. Keberangkatan kejakarta ini atas nama pemuda pelopor dan kegiatan itu di laksanakan di gedung griya pelopor di jakarta dan yang mengundang pun pemuda pelopor nasional. “ Pikir saja lah makan saja kita susah, untung ada Pak Jamal Dermawan sudi membantu kami meringankan sedikit beban, “ keluhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tanjabbar, Jamal Darmawan, membenarkan. Kata Jamal secara pribadi memang ada membantu pemuda pelopor yang terlantar di Jakarta.  “ Saya sudah sampaikan ke Disparpora Tanjabbar setidaknya ada memberikan kontribusi kepada pemuda pelopor namun sampai hari terakhir yang saya dengar tidak membantu sama sekali. Kadis ada berjanji akan membantu kalau tidak penuh keatas, penuh kebawah. Ditunggu – tunggu  tidak ada, jadi mereka terlantar untuk balik Ke tungkal, “ Ungkapnya.

Terpisah Ketua DPRD Tanjabbar, Faisal Riza juga menyesalkan atas peristiwa pembiaran tanpa ada bantuan sama sekali dari Dispapora untuk pemuda pelopor tanjabbar di Jakarta. “  Ini kenapa saya sarankan kepada Bupati Tanjabbar untuk mengevaluasi kinerja kadis Parpora Tanjabbar itu (Otto Riadi_ red) mulai dari jarang hadir tiap kali paripurna, tidak adanya potensi pariwisata yg dikembangkan, arakan sahur yang sepi, peran kepemudaan yg tidak maksimal, dan kini pemuda pelopor yang terlantar dijakarta, buat malu nama kabupaten saja. Disparpora beralasan anggaran tidak ada, saya akan periksa secara teliti pengajuan mereka di anggaran Perubahan ini. Bila tidak ada relevansi, kita akan pangkas habis, “ tukasnya.

Lanjut Faisal Riza, katanya Kadis Parpora akan mendatangkan turis serta membawa dana pusat kedaerah dari kemeterian, sampai saat itu hanya omong kosong belaka. “ Mana turis yang datang ke Kabupaten ini untuk melancong, apa yang bisa diperbuatnya untuk kabupaten ini, “ tutupnya.(So29)