Di Muaro Jambi Baru 30 Desa Bentuk Bumdes 

SENGETI  -Satu diantara prioritas penggunaan Dana Desa, yang di kucurkan kepada Pemerintah Desa yaitu Pembuatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Namun hingga saat ini, dari 150 Desa yang ada di Kabupaten Muarojambi, baru ada 30 Desa yang terbentuk Bumdes.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kabupaten Muarojambi, R Najmi. “Berdasarkan amanat Peraturan Menteri No 04 tahun 2017 pengganti Permen No 22 tahun 2016, tentang prioritas penggunaan dana desa, prioritas penggunaan dana desa ada empat, satu diantaranya pembuatan Bumdes,” Sebutnya, Selasa (3/10).

Menurut R Najmi, pembentukan Bumdes ini memang wajib, namun pada hakekatnya tidak dipaksakan. “Karena harus disesuaikan dengan potensi Desa. Kita tidak gegabah, harus ada kajian secara ekonomi, karena setelah terbentuk pengelola harus digaji. Makanya pembentukan Bumdes ini yang ada usaha dulu, kalau tidak ada usaha setidaknya ada perencanaan. sejauh ini dari 150 Desa di Kabupaten Muarojambi, sudah terbentuk di 30 Desa,” Sebut R Najmi.

Lebih lanjut, R Najmi menyebutkan, di targetkan pada Desember mendatang semua desa, sudah terbentuk Bumdes.

“Di awal kegiatan melalui pendamping Desa kami sudah melakukan sosialisasi. Selain itu, kami juga akan mengajak Dinas Pariwisata dan Diskoprindag untuk sama-sama berkaloborasi. Karena di Desa-desa tertentu ada terdapat potensi-potensi untuk destinasi wisata baru,” Sebut R Najmi.

Pembentukan Bumdes ini harapannya dapat meningkan pendapatan Desa secara mandiri. “Harapannya Desa-desa ini bisa bergeliat, dan pembanguananya tidak hanya melulu menunggu anggaran dari atas, namun ada PAD desa itu sendir,” Tuturnya.

Selain itu, R Najmi juga menyebutkan, Jika sampai pada waktu yang di tentukan, masih ada juga desa yang belum terbentuk Bumdesnya, maka akan diberi peringatan. “Kita kan masih tahap pembinaan, jadi desa yang belum terbentuk bumdes akhir tahun ini, akan kami berikan surat teguran,” Pungkasnya.(SO28)