Daerah Rawan Pilkades Dijaga 4 Personel

SAROLANGUN – Dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ke dua tahun 2018 ini, Polres Sarolangun akan mengerahkan kekuatan pengamanan sebanyak 152 personel. Pengamanan itu akan dibagi dalam tiga zona sesuai dengan tiga tahapan pilkades serentak, yakni pada 30 Juli 2018, 02 Agustus 2018 dan 06 Agustus 2018 mendatang.

Namun, setiap zona tersebut aparat akan menempatkan jumlah personel pengamanan berdasarkan klasifikasi jauh atau tidaknya lokasi kesatuan dengan tempat pengamanan.

“Sebelum menempatkan personil, kita sudah melakukan pemetaan mengenai situasi Kamtibmas khusus di 39 desa yang melaksanakan Pilkades, dibagi jadi tiga tahapan, yakni 30 Juli, 2 Agustus dan 6 Agustus 2018,” kata Kapolres AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, MAP, Selasa (24/7) kemarin, saat diwawancarai usai menghadiri ikrar damai pilkades serentak, di Ruang pola Kantor Bupati Sarolangun.

“Kami menempatkan anggota dibagi tiga wilayah, untuk totalnya semuanya 152 personel juga dibantu sama sama oleh TNI dalam hal ini Kodim 042 Sarko. Penempatannya berdasarkan klasifikasi jauh atau tidaknya lokasi kesatuan ke tempat pengamanan, masuk dalam cukup rawan, kalau yang dekat kami klasifikasikan aman akan ada dua anggota kepolisian, nanti juga dibantu Linmas dan kawan-kawan lainnya. Sementara yang rawan akan kita tempatkan empat personel,” katanya.

Daerah yang klasifikasinya cukup rawan itu, lanjut Kapolres seperti wilayah Kecamatan Batang Asai dan Kecamatan Cermin Nan Gedang. Karena memang cukup jauh dari kesatuan ke tempat pengamanan.

“Soal pengaduan pelanggaran kami belum mendapatkan pengaduan mengenai tahapan kampanye dan pencalonan, tadi kami sampaikan mengenai jauh atau tidak lokasi kesatuan ke tempat pengamanan, dan juga permasalahan di desa tersebut,” katanya lagi.

Kapolres juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan Pilkades serentak ini, juga diingatkan kepada seluruh calon Kades agar tidak melanggar kesepakatan yang sudah ditanda tangani dalam ikrar damai Pilkades serentak tersebut.

“Pencegahan Dini, antisipasi sejak awal. Dugaan money politik, tadi juga sudah diingatkan kepada seluruh calon Kades. Bahwa kesepakatan yang ditandatangani ini disaksikan Allah SWT.  Jadi, disamping ada sanksi hukum ketentuan Undang-undang, tapi juga ada sanksi yang dihadapi apabila melakukan hal yang demikian,” tukasnya.(so31)