GERBANG INFORMASI KITO

Cegah Aksi Ilegal Kesbangpol Data Ulang Ormas, LSM dan OKP

SAROLANGUN-Dari 37 organisasi dan LSM yang terdaftar, tercatat belasan organisasi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang habis masa Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sarolangun.

Oleh karenanya, pihak Kesbangpol berencana akan melakukan pendataan ulang keberadaan organisasi masyarakat tersebut, dengan harapan bagi yang SKT nya sudah habis, untuk segera melakukan perpanjangan.

Kakan Kesbangpol Sarolangun, Drs Marsudik Senin (06/11) mengatakan, pendataan ini untuk menghindari terjadinya aksi ilegal yang mengatasnamakan anggota organisasi tertentu.

“Masyarakat banyak yang melapor ada LSM yang demo soal lahan, kebun, tambang, tapi organisasinya gak jelas,” katanya.

Ia mengakui, jika kebebasan menyampaikan pendapat telah diatur dalam Undang Undang, kendati demikian, status terdaftar juga perlu untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“Kalau ada apa-apa nanti kita yang disalahkan, apo kerja Kesbangpol ini, dan kita memang harus jemput bola,”jelasnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati semua organisasi yang terdaftar di Kesbangpol Sarolangun, mengingat ada belasan organisasi yang masa aktifnya habis di akhir tahun ini.

“Yang aktif sama yang gak aktif akan kita kirimi surat. Kalau izinnya gak diperpanjang, kita coret, itu otomatis kita lakukan,”tambahnya.

Hasil pendataan ulang ini nantinya juga akan diserahkan pada pihak kepolisian Sarolangun, Kejaksaan dan Jajaran organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkup Pemkab Sarolangun, sebab sebelum melakukan aksi, organisasi kemasyarakatan atau yang lainnya diwajibkankan melapor ke pihak kepolisian.

“Jadi pihak kepolisian juga biar tau, LSM ini terdaftar atau tidak. Kalau tidak pastinya tidak akan dikasih izin. Berilah waktu saya untuk melakukan rencana pendataan ini,”tandasnya.(so31)