Caleg Demokrat Meninggal, DCT Berkurang

Hearing KPU dengan anggota DPRD Sarolangun .foto:adi

SAROLANGUN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarolangun pada 20 September 2018 yang lalu sudah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) calon anggota DPRD Kabupaten Sarolangun berjumlah 351. Namun DCT yang ditetapkan tersebut berubah menjadi 350, lantaran adanya satu orang Calon Legislatif (Caleg) meninggal dunia.

Caleg yang meninggal tersebut dari Partai Demokrat bernama Sri Murdiana Yunanti berasal Daerah Pemilihan (Dapil) Sarolangun II, yakni dari Kecamatan Air Hitam. Devisi Tekhnis Komisoner KPU Sarolangun, Rupi Udin, SPt, MSi, membenarkan
hal tersebut. Menurutnya, dengan adanya Caleg Demokrat asal Dapil Sarolangun II yang meninggal, sehingga namanya di kertas surat suara dikosongkan, tapi nomor urut yang bersangkutan tetap ada, dengan catatan surat suara belum dicetak KPU RI.

“Tidaklah mungkin nomor urut yang bersangkutan dihapus karena akan berpengaruh terhadap nomor urut yang dibawahnya,”jelas Rupi Udin seusai menghadiri hearing dengan anggota DPRD Sarolangun Rabu (9/1), kemarin.

Selain itu, Rupi Udin mengakui adanya kabar soal Caleg yang lulus CPNS 2019, tapi informasi tersebut belum valid, dalam hal ini KPU membutuhkan data yang akurat untuk mengambil kesimpulan.

“Sampai saat ini kami masih mendata jika ada Caleg yang lulus CPNS dan melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Jambi,”sebutnya.

Ditanya, apakah ada sanksi, jikalau ada Caleg yang mengundurkan diri dari DCT, dikatakan Rupi Udin, untuk saat ini KPU belum bisa mengambil kesimpulan terkait sanksi tersebut, tapi secara pasti akan minta petunjuk KPU Provinsi Jambi.
“Dalam pengambilan kebijakan ataupun yang berbentuk sangsi, KPU tetap mengacu pada aturan mengatur tentang Pemilu,”pungkasnya.(se9)