Bupati Rencanakan Bangun Ponpes SAD

Bupati bersama Ketua Bunda PAUD Photo Bersama seusai Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun. Photo: aji

SAROLANGUN-Setelah meresmikan Ponpes Tahfizul Qur’an di Desa Penegah,  Bupati Sarolangun, Cek Endra berencana membangun pondok pesantren untuk Suku Anak Dalam. CE ingin setiap kelahiran di keluarga Suku Anak Dalam bisa masuk Islam.

“Saya malu, kalau anak-anak yang lahir itu tidak diadzani,” katanya saat pengukuhan pengurus MUI Sarolangun periode 2017-2022 di ruang pola minggu lalu.

Bupati berharap, agar MUI Sarolangun ikut mengawal program keagamaan yang menjadi program Pemerintah Kabupaten Sarolangun, seperti program dai, guru ngaji, khataman Quran, 15 menit baca Alquran, dan sholat berjamaah.

Sementara, Ketua MUI Sarolangun, Maryadi Syarif mengatakan bahwa agama Islam merupakan agama yang terbuka. Menurutnya warga SAD yang belum masuk Islam tidak bisa dipaksa untuk memeluk agama Islam.

“Islam itu kan terbuka, ya jadi kita tidak bisa memaksakan, dalam Alquran…kita tidak bisa memaksakan orang masuk Islam semua, kalau dia beragama lain silakan,”sebutnya.

Kendati demikian, ia memuji niat Bupati Sarolangun yang ingin membangun pondok pesantren untuk Suku Anak Dalam.

Tahun depan kata, Maryadi, Bupati akan merencanakan pembangunan pondok pesantren di kawasan SAD, Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam.

“Malah tambah lagi pondok pesantren untuk SAD, itu luar biasa. Dulu waktu saya tugas di Sarko pernah kita punya madrasah untuk SAD, sudah banyak yang kita Islamkan,” paparnya.

Ia juga mengatakan, tugas MUI Sarolangun kedepan, salah satunya adalah mendukung program pemerintah, terutama program keagamaan yang saat ini tengah dijalankan, seperti Sholat Berjamah Lima Waktu, Pengajian antara magrib dan isya, satu dai satu desa, guru ngaji dan tahfidz quran.(so31)