Bupati Perintahkan Stop Vaksin MR

STOP: Untuk sementara waktu Bupati memerintahkan penghentian Vaksi MR. Tampak Bupati saat diwawancarai wartawan. Poto:wahid

Afifah Masih Dirawat di RS Jambi

SAROLANGUN-Pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun yang sudah jalan sejak launching pertama kali pada awal Agustus lalu, terpaksa diberhentikan (stop, red) untuk sementara waktu. Hal itu dikatakan Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, Rabu (26/9) kemarin saat diwawancarai para awak media.

Bupati menyebutkan, pemberhentian pemberian vaksin MR ini dikarenakan tidak ingin terjadi kejadian serupa, yang menimpa salah seorang siswi SD 163 Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, bernama Afifah Nur Sholehah (7) yang mengalami penyakit kulit berupa cacar air di seluruh tubuhnya.

Baca : Dinkes Tunggu Hasil Labor Terkait Penyakit Aneh Yang Diderita Afifah

“Saya kebetulan langsung melihat pasien Rubella di air hitam, saya menangani dan membantu langsung di Jambi, karena ada kejadian tersebut, untuk sementara untuk vaksin Rubella kita istirahatkan dulu,” katanya.

Bupati juga bilang bahwa pemberhentian program Vaksin MR di Sarolangun ini hanya sementara, menjelang adanya kepastian dan tanggungjawab pemerintah pusat terkait kasus-kasus seperti yang dialami siswi tersebut.

“Ya untuk sementara, menjelang ada kepastian bagaimana tanggungjawab kita baik provinsi maupun pusat terhadap kasus-kasus yang seperti itu,” katanya lagi.

Baca: Dinkes Batanghari Tetap Lanjutkan Vaksin MR

Saat ini, lanjut Bupati, kondisi Afifah masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Raden Mattaher, Jambi. Atas kondisi yang dialami siswi tersebut, Bupati turut merasa prihatin dan berharap agar tidak ada lagi kejadian yang serupa.

“Sampai sekarang masih di rawat di Rumah Sakit Raden Mather Jambi, saya prihatin. Kepala dinas kesehatan saya suruh turun, saya lapor ke Dinas Kesehatan Provinsi. Karena penyakitnya kulit, jadi pertumbuhannya agak lama. Saya prihatin dengan itu, saya takut ada kejadian berikutnya, maka untuk sementara kita stop dulu,” imbuhnya. (So31)