Bupati Diminta Batalkan Tender Proyek Jaringan Pipa Air Bersih

Ketua dan  Sekjen DPD PAN serta Ketua Praksi PAN DPRD Tanjabbar. Poto: Jordan

Ucok Mora : Pemkab Pecahkan Paket Tanpa Sepengetahuan Banggar DPRD Tanjabbar.

KUALATUNGKAL- Aksi Walk Out Fraksi PAN Tanjabbar berbuntut panjang. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) angkat bicara dan memanggil seluruh anggota Fraksi PAN ke kantor DPD PAN Tanjabbar.

Meruncingnya masalah tersebut dikarenakan adanya pemecahan paket proyek peningkatan akses jaringan air bersih sebesar Rp 85 miliar tanpa melakukan koordinasi dengan banggar DPRD Tanjabbar. Yang mana banggar hanya mengetahui paket tersebut hanya satu paket namun disaat dilakukan tender terdapat dua paket yakni Peningkatan akses jaringan pipa air bersih Rp 46,6 miliar, dan peningkatan kapasitas IPA dan Intake Tebing Tinggi sebesar Rp 36,6 miliar. ( Baca: Fraksi PAN Walk Out Di Paripurna LKPJ Bupati )

Ketua DPD PAN Tanjabbar, Safril Simamora SH, mengatakan, dirinya selaku ketua DPD PAN menerima laporan dari anggota fraksi PAN bahwa pemecahan paket itu tidak sesuai dengan apa yang sudah dibahas di banggar untuk APBD 2018. “ Dewan itu tidak tahu ada pemecahan seperti itu, ini ada apa, kita menduga ini ada permainan dengan unsur kesengajaan, “ tegas Ucok Mora Sapaan Akrabnya.

Dikatakannya, apa dasar pemecahan paket proyek untuk air bersih yang menelan anggaran puluhan miliar tersebut, tanpa sepengetahuan DPRD. “ Yang namanya APBD itu dibahas bersama, tentu kalau mau dirubah harus koordinasi atau pemberitahuan ke banggar, ini tidak ada sama sekali tahu tahu muncul ditender sudah pecah begitu, “ Ungkapnya.

“ Kita menduga paket proyek ini dipecah karena Bupati menolak untuk ikut tanda tangan, karena proyek diatas Rp 50 miliar itu mesti ada tanda tangan Bupati, “ Imbuhnya.

Untuk itu, Ia meminta kepada Bupati untuk membatalkan tender proyek tersebut, karena dinilai banyak kejanggalan dan rentan akan penyelewengan. “ Kita sudah minta notulen rapat di Sekwan, namun Sekwan tidak mau memberi katanya nunggu apabila bermasalah baru notulen rapat banggar dibuka, “ tandasnya.(So29)