Bukit Bulan akan Dijadikan Pusat Budidaya Pinang

KOMODITI ANDALAN: Pinang merupakan komoditi andalan Desa Sinar Wajo. Tampak hamparan pinang yang sudah dikocek. Poto:wahid

SAROLANGUN – Dua desa yakni Desa Temalang dan Desa Mersip Kecamatan Limun didampingi KKI Warsi, melakukan studi banding ke Desa Sinar Wajo, Kecamatan Mendahara Ulu, Tanjabtim pada Jum’at lalu (29/09).

Dari studi banding tersebut setidaknya ada empat poin yang berhasil didapatkan rombongan untuk diaplikasikan di desa. Ke empat poin tersebut yakni pengelolaan budidaya pinang, budidaya rumah walet, pembentukan Pemuda Peduli Hutan (PPH) dan Pengelolaan Pohon Asuh.

Rombongan dua Kades, Kades Temalang Amrullah dan Kades Mersip Suhaimi, KKI Warsi, PKK, BPD, bertolak dari Sarolangun menuju Tanjabtim pada Kamis siang (28/09), sekitar pukul 14.00 WIB, dengan menggunakan dua mobil satu mobil avanza dengan nopol BH 1643 MH dan satu lagi mobil Gran Max Mini dengan Nopol BG 1401 LA.

Selama kurang lebih 7 Jam perjalanan, rombongan tiba di Desa Sinar Wajo, Kecamatan Mendahara Ulu, Tanjabtim, Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB, yang disambut langung Kadus Desa Sinar Wajo, Kelompok Pengelola Hutan Desa (KPHD) dan Pemuda Peduli Hutan (PPH).

Setiba disana, rombongan Kades beristrihat dan sholat Isya, hingga diskusi bersama membahas kegiatan bersama warga desa untuk ke esokan harinya.

Kadus Ambotang yang saat itu menyambut baik kedatangan dua desa, dalam rangka studi banding ke desanya. Selama berada di desa ini, ia  bersama masyarakat siap membantu untuk saling bertukar informasi, pengalaman, mengenai pembangunan desa.

2-5 Halaman Selanjutnya>>