Bank Jambi Jalankan Program GNT

KOMPAK: Kepala Bank Jambi Cabang Sarolangun HM Ridho, SE terlihat kompak bersama seluruh jajaran saat perayaan HUT Bank Jambi ke 56 tahun. Poto:adi

Pelayanan akan Sampai ke Pelosok Desa

SAROLANGUN-Bank Jambi terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang menjadi nasabah setianya. Di usia yang ke 56 tahun Bank Jambi terus berbenah sehingga mampu menjadi kepercayaan masyarakat.

Kepala Bank Jambi Cabang Sarolangun HM Ridho, SE, kepada harian ini kemarin (8/1) mengatakan, saat ini Bank Jambi tengah fokus melaksanakan program pemerintah pusat yaitu program Gerakan Non Tunai (GNT). Untuk untuk menudukung GNT yang telah dicanangkan pemerintah pusat tersebut, saat ini Bank Jambi tengah gencar mengupayakan pelayanan non tunai dalam setiap transaksi perbankan nasabah Bank Jambi.

‘’Berdasarkan himbauan dari KPK, memang seluruh dana harus non tunai, termasuk pembayaran gaji ASN sudah dilakukan ke rekening masing-masing ASN, termasuk pembiayaan lainnya. Sebab pembayaran gaji melalui rekening lebih praktis, aman dan nyaman,’’ katanya.

Bank Jambi juga menurut Ridho, telah mulai mengarahkan nasabahnya untuk terbiasa dengan pelayanan digital banking. Saat ini Bank Jambi telah menyediakan pelayanan berbasis mobile banking dan e banking untuk membiasakan nasabah melakukan transaksi non tunai.

‘’Bank Jambi Mobile Banking merupakan salah satu layanan e-banking untuk membantu kemudahan dalam bertransaksi. Bisa digunakan untuk transfer antar rekening Bank Jambi, pembelian pulsa isi ulang dan token listrik dan pembayaran tagihan lainnya,’’ jelasnya.

Kedepan kata Ridho, layanan Bank Jambi akan sampai ke pelosok desa. Sebab Bank Jambi tengah menyiapkan ATM Mini yang bisa ditarok di pelosok desa dengan pelayanan tarik tunai dan setor tunai. ‘’Kita sudah uji coba di Bukit Suban dan tinggal menunggu izin operasional dari BI,’’ katanya.

Dari tahun ke tahun, Bank Jambi terus menunjukkan kemajuan, dari sisi kinerja terus meningkat, demikian juga aset dan laba serta penyaluran kredit maupun penghimpunan dana terus meningkat. Bahkan tiap tahun Bank Jambi mampu menyumbangkan PAD bagi Kabupaten Sarolangun dari deviden (keuntungan, red).

‘’Tahun 2018 kita sumbangkan Rp 8 miliar untuk Pemkab Sarolangun,’’ ujarnya.

Kedepan Ridho berharap, Pemkab selaku pemegang saham dapat menambah setoran modal, sehingga Bank Jambi kedepan mampu melakukan terobosan-terobosan baru dan melakukan ekpansi usaha perbankan.(se9)