Bacaleg Terancam Gagal  Jika Tetap Melakukan Kampanye di Medsos

Ilustrasi gagal jadi caleg/SO

SAROLANGUN-Partai Politik di Kabupaten Sarolangun telah mendaftarkan bakal calon legislatifnya (Bacaleg) ke KPU Sarolangun. Meski baru didaftarkan sebagai Bacaleg dan belum ditetapkan menjadi Caleg, namun Bacaleg sudah banyak yang melakukan kampanye di media sosial lengkap dengan atribut partainya. Padahal, sesuai dengan aturan yang berlaku Bacaleg belum diperbolehkan melakukan kampanye.

Ketua Panwaslu Kabupaten Sarolangun Edi Martono, SE, saat ditemui harian ini kemarin (18/7) menyebutkan, saat ini Bacaleg belum diperbolehkan berkampanye termasuk di media sosial.Kampanye boleh dilakukan mulai 23 September 2018. Yakni tiga hari setelah penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT).

“Kampanye baru boleh dilakukan tiga hari setelah penetapan DCT oleh KPU Sarolangun. Sesuai dengan jadwal, penetapan DCT dilakukan 20 September mendatang. Atau dilakukan mulai 23 September nanti sesuai dengan PKPU Nomor 5 tahun 2018,’’ sebutnya. Berita selengkapnya>>>>