Aktivis LSM dan Pemuda Galang Bantuan Korban Kebakaran Batang Asai

SERAHKAN BANTUAN: Tampak para aktivis LSM dan pemuda saat menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Muara Cuban. Poto:adi

SAROLANGUN-Korban musibah kebakaran di Desa Muara Cuban Kecamatan Batang Asai hingga saat ini masih mengungsi di tempat keluarga. Pasalnya rumah harta paling berharga miliknya telah menjadi arang dilalap sijago merah dalam musibah kebakaran yang terjadi Sabtu 23 Juni yang lalu.

Julius tokoh pemuda Batang Asai yang juga Ketua LSM Forcin kepada harian ini kemarin (27/6) mengungkapkan, saat ini yang paling dibutuhkan sepuluh kepala keluarga korban kebakaran di Desa Muara Cuban adalah bantuan dana untuk pembangunan tempat tinggal baru.

‘’Kasihan warga yang menjadi korban kebakaran sampai saat ini masih menumpang di tempat keluarga, meraka saat ini sangat butuh bantuan dana untuk pembangunan tempat tinggal,’’ katanya.

Untuk itu, Julius berharap Pemkab Sarolangun segera merealisasikan bantuan dana untuk korban kebakaran. Dengan dana tersebut diharapkan sebagai modal awal untuk mendirikan tempat tinggal baru.

Baca Juga: Warga Korban Kebakaran Batang Asai Terpaksa Mengungsi

‘’Kepada pihak-pihak lain juga kami berharap bisa meringankan beban keluarga kita yang tertimpa musibah,’’ kata tokoh muda yang dikabarkan bakal maju mencalonkan diri pada pemilihan legislative 2019 mendatang.

Dirinya menurut Julius bersama sejumlah penggiat LSM di Kabupaten Sarolangun telah melakukan penggalangan dana untuk korban kebakaran di Desa Muara Cuban.

‘’Alhamdulillah terkumpul dana Rp 5 juta dan sudah kita serahkan kepada sepuluh keluarga korban kebakaran,’’ sebutnya.

Dana yang terkumpul itu menurut Julius, diserahkan berbentuk barang pokok kebutuhan sehari-hari.

‘’Terimakasih kepada rekan-rekan yang telah berpartisipasi, baik dari LSM Forcin, LPPNRI, Ormas Pemuda Pancasila dan KNPI, sumbangan yang terkumpul sangat bermanfaat bagi korban kebakaran,’’ tandas Julius.(so9)