Air Hitam Menuju Swasembada Beras

PRODUK LOKAL: Tampak dua merek beras produksi Kecamatan Air Hitam. Poto:ist

SAROLANGUN-Luas lahan sawah yang ada di Kecamatan Air Hitam terus meningkat. Bahkan hingga tahun 2017 sudah mencapai 1.400 hektar lahan. Luas lahan itu tentu sangat menunjang Kecamatan Air Hitam bisa meraih predikat swasembada beras, seperti yang direncanakan oleh Pemerintah Kecamatan Air Hitam.

Berkat dukungan masyarakat, para petani dan juga TNI/Polri serta Pemerintah Kabupaten, bahkan pemerintah pusat, di Kecamatan Air Hitam sudah ada dua produk beras ukuran 10 Kg yang dinamai dengan Beras Ayik Itam dan Beras Pusako Musiben. Kedua nama beras tersebut merupakan nama yang diambil dari sejarah di Kecamatan Air Hitam.

Camat Air Hitam Suryadi,  Rabu (10/01) kemarin, mengatakan bahwa kedua produk beras tersebut, pihaknya sedang melakukan proses pengurusan izin merk dan izin produksi ke Provinsi Jambi. Setelah selesai diurus, Ia optomis beras Ayik Itam dan Pusako Musiben dakan segera dipasarkan di Kecamatan Air Hitam.

“Ngurusnya ke Jambi, Insa Allah hari ini saya akan berangkat, tapi kita harus urus Rekom dari Dinas TPHP dan Disperindagkop, baru Ke Disperindagkop Provinsi Jambi,”katanya.

Ia juga menjelaskan,  setelah adanya izin produksinya, tidak berkemungkinan akan beredar nanti di Kabupaten Sarolangun, seperti di Pasar Sarolangun.

Selain itu, dirinya juga sangat mengapresiasi masyarakat petani padi, yang berupaya terus untuk meningkatkan produksi padi, dimana disebutkannya dalam setahun masyarakat bisa menanam dua sampai tiga kali,  atau dalam istilahnya IP 200-IP 300.

“Rata rata IP 200 bahkan ada yang IP 300,  tidak ada lagi yang sekali tanam. Dimana dalam satu kali panen,  bisa menghasilkan 7,4 ton perhektar,”jelasnya.

Kemudian, Camat juga menegaskan bahwa pada tahun 2018 ini, Kecamatan Air Hitam juga mendapatkan bantuan cetak sawah baru dari pemerintah pusat, melalui APBN seluas 150 hektar di Desa Baru.

“Akan ada cetak sawah baru tahun 2018 ini, semoga dengan bertambahnya luas lahan ini,  masyarakat makin semangat untuk menanam padi,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Koperasi,  UKM,  Perindustrian, dan Perdagangan Kholidi saat dimintai tanggapannya,  mengatakan akan siap membantu pemasaran beras asal Kecamatan Air Hitam tersebut,  apalagi kalau sudah memenuhi syaratnya.

“Kami siap membantu, apalagi itu tugas kami dalam memasarkan produk masyarakat kita. Kalau memang memenuhi syarat dan ada produknya,  kita upayakan untuk coba menawarkan ke pedagang di Pasar tradisional kita,  atau bisa juga ke pasar agro di Jambi,’’ pungkasnya.(so31)