5 Desa, 5 Kelurahan Dapat Bantuan Program BSPS Kementerian PUPR

BANTUAN : Bupati menyerahkan bantuan. Photo : Jordan

KUALATUNGKAL- Warga kabupaten Tanjabbar yang tidak mampu mendapatkan bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari kementerian PUPR. Program ini merupakan bagian dari pengentasan kemiskinan dengan memberikan bantuan bedah rumah untuk rumah warga yang tidak layak huni.

” Ada 5 Desa, 5 Kelurahan di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Kuala Betara, Kecamatan Tungkal Ilir, dan Kecamatan Tebing Tinggi di wilayah Kabupaten Tanjabbar yang mendapat kesempatan untuk menerima BSPS, “ Ujar Bupati Tanjabbar, H.Safrial, kemarin di pola kantor Bupati.(23/05)

Menurut Bupati,  Pemerintah Kabupaten Tanjabbar akan mengawasi proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada tahun 2018 ini. “ Saya berharap dengan adanya program BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah sehingga rumah tidak layak huni dapat berkurang secara bertahap, “ pintanya.

Bupati pun mengucapkan terima kasih kepada kementrian PUPR khususnya satuan kerja non vertikal tertentu. Penyediaan perumahan provinsi Jambi yang telah mengalokasikan Bantuan BSPS sejak tahun 2016. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“ Sampai Tahun 2017 BSPS telah merehab sebanyak 472 unit rumah tidak layak huni. dan kami mengharapkan agar bantuan ini terus berlanjut karena masih ada 3. 148 unit. Rumah masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak layak huni di kabupaten Tanjabbar, “ Ungkapnya

Bupati menambahkan, Guna menghasilkan suatu lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat serasi harmonis dan aman untuk itu pada tahun 2018 pemkab telah menyelesaikan 2 perda yaitu perda tentang rencana pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan permukiman Kabupaten Tanjabbar, Tahun 2018-2038 dan perda tentang peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh.

Sementara itu, Perwakilan Masyarakat Kampung Nelayan yang turut menerima bantuan BSPS,M.Suherman mengucapkan rasa terima kasih kepada pemkab, pemprov dan pemerintah pusat atas perhatian kepada warga yang tidak mampu untuk perbaikan rumah. “ Dengan adanya bantuan ini warga yang tidak mampu bisa hidup lebih layak karena adanya perbaikan rumah untuk rumah warga yang tidak layak huni, “ singkatnya.(So29)