13 Kelompok Dapat Bantuan Bibit Ikan Patin dan Pakan

SAROLANGUN – Tahun ini Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun, mendapatkan bantuan bibit dari pusat untuk budidaya ikan patin, yang diberikan kepada kelompok perikanan yang tersebar di Kabupaten Sarolangun.

Kabid Perikanan,  Ibie Patria, S. St.Pi, belum lama ini, mengatakan bahwa bantuan tersebut bersumber dari  Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018, berupa bibit ikan patin sebanyak 52.000 ekor dan pakan ikan sebanyak 32.500 kg, yang terdiri dari pakan terapung 6.500 kg dan pakan tenggelam 26.000 kg.

Bantuan tersebut diberikan kepada 13 kelompok perikanan di sejumlah Kecamatan, yakni Kecamatan CNG ada dua Pokdakan yakni Pokdakan Kasang Jaya, Desa Lubuk Resam, dan PokdakanSikamis Makmur, Desa Sikamis. Kemudian di Kecamatan Sarolangun ada tiga Pokdakan, yakni Pokdakan Gading Jaya, Kelurahan Aur Gading, Pokdakan sembilan belas, Kelurahan Suka Sari dan Pokdakan Pagu Jaya, Desa Bernai.

Kemudian  di Kecamatan Singkut, ada tiga Pokdakan, yakni PokdakanPonpes Ihya As-sunnah dan PonpesAlfattah, Desa Payo Lebar, serta Pokdakan Gemilang Sakti, Desa Pasar Singkut.

Kecamatan Pauh ada satu yakni PokdakanAlhuda, Desa Samaran. Begitu juga di Kecamatan Bathin VIII ada satu Pokdakan, yakni Pokdakan Bintang Taruna Muda, Kelurahan Limbur Tembesi. Lalu,  di Kecamatan Limun ada satu yakni Pondakan  Pelangi Senja, Desa Berkun. Di Kecamatan Pelawan ada dua pokdakan, yakni Pokdakan Bina Tani, Desa Pematang Kulim, dan Pokdakan KWT (Srikandi) Desa Mekar Sari.

“APBD Sarolangun tidak ada anggaran untuk benih bibit ikan, yang ada itu restoking, sama paket bantuan melalui DAK Perikanan. Dana DAK ini kita dapat bantuan bibit Ikan patin tahun ini diberikan kepada 13 kelompok, tersebar di kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun, bibit ikan patin sebanyak 52. 000 ekor,” katanya.

Kelompok budidaya perikanan ini katanya, memang yang sudah layak setelah adanya verifikasi dari pusat, seperti kelompok yang benar benareksis dibuktikan dengan kelengkapan administrasi keanggotaan, penyuluhan selalu diberikan dan juga memiliki badan hukum yang jelas.

“Untuk 2018 dimasukkan pada tahun 2017, jadi pengajuannya setahun sebelum direalisasikan, agar terverifikasi di pusat. Pakan ikannya juga kita dapat, dibagi dua, yakni pakan terapung dan pakan tenggelam, yang dibagi rata ke 13 kelompok,” katanya.

Kedepan, lanjutnya. untuk tahun 2019 mendatang pihaknya akan memasukkan anggaran untuk bantuan bibit dari APBD Sarolangun, karena bantuan selama ini hanya kebijakan dari kepala daerah, untuk pemberian bantuan.

“Tahun mendatang, kita masukkamn bantuan bibit, karena orang tahunya ngajukan proposal, minta benih, cek lokasi, kalau APBD kita tidak ada anggaran bagaimana kita mengalokasikan, selama ini hanya kebijakan, makanya kita anggarkan walaupun nanti tidak besar, tapi kita anggarakan dalam setahun,” katanya lagi. (so31)